Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Wabup Ahmad Mahfudz Tekankan Musrenbang Banyuates Harus Berdampak Nyata

×

Wabup Ahmad Mahfudz Tekankan Musrenbang Banyuates Harus Berdampak Nyata

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SAMPANG || JDN — Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum strategis untuk menentukan arah pembangunan daerah secara nyata dan berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri Musrenbang RKPD di Kecamatan Banyuates, Kamis (29/1/2026).

Example 300x600

Dalam sambutannya, Wabup menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menyampaikan aspirasi pembangunan, khususnya yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan riil warga Banyuates.

“Forum Musrenbang ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Usulan yang disampaikan harus partisipatif, tidak tumpang tindih, realistis, dan benar-benar bisa dilaksanakan,” tegasnya.

Musrenbang RKPD 2027 ini menjadi momentum penting karena merupakan Musrenbangcam pertama bagi H. Ahmad Mahfudz sejak menjabat Wakil Bupati Sampang.

Ia menegaskan komitmennya bersama Bupati Sampang untuk selalu dekat dengan masyarakat dan membuka ruang dialog demi memastikan visi pembangunan daerah dapat terimplementasi secara konkret di lapangan.

Wabup juga memaparkan tema pembangunan Kabupaten Sampang Tahun 2027, yakni “Mendorong Peningkatan Daya Saing Daerah dan Kualitas Layanan Dasar yang Merata.”

Tema tersebut diterjemahkan ke dalam empat prioritas utama, meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan penurunan kemiskinan dan daya saing ekonomi, penguatan konektivitas serta infrastruktur dasar berwawasan lingkungan, serta tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Menurutnya, pembangunan daerah harus dilakukan secara terpadu dengan menempatkan pembangunan SDM, pengentasan kemiskinan, dan infrastruktur sebagai satu kesatuan yang saling menguatkan.

“Pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga membangun kualitas manusianya,” ujarnya.

Wabup turut menyinggung capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sampang yang terus mengalami peningkatan. Meski demikian, IPM tahun 2025 yang berada di angka 67,23 masih dalam kategori sedang dan memerlukan kerja keras yang lebih serius ke depan. Sementara itu, angka kemiskinan juga menunjukkan tren penurunan hingga 20,61 persen, meski belum mencapai target RPJMD.

Secara khusus, H. Ahmad Mahfudz menyoroti potensi strategis Kecamatan Banyuates sebagai wilayah pesisir utara Madura yang memiliki keunggulan di sektor pertanian, perikanan, pariwisata alam, serta konektivitas antarwilayah. Potensi seperti Hutan Wisata Nepa dan budidaya melon dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi jika dikelola secara optimal.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan pembangunan, terutama terkait infrastruktur jalan dan dampak kebijakan pengurangan transfer dana dari pemerintah pusat. Untuk itu, ia mendorong seluruh pihak agar lebih kreatif dan inovatif dalam mencari sumber pendanaan alternatif.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan memanfaatkan Musrenbang sebagai ruang kolaborasi demi kemajuan dan keberlanjutan pembangunan Kecamatan Banyuates, sebelum secara resmi membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027. (Sup)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *