Sampang || JDN — Badan Gizi Nasional melalui Yayasan Guntur Perkasa Generasi Emas resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Torjunan di Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang.
Launching yang dikemas dalam acara tasyakuran ini menandai langkah konkret negara dalam memperluas dan memantapkan layanan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
SPPG Torjunan ditetapkan melayani empat desa strategis, yakni Desa Torjunan, Desa Sawah Tengah, Desa Bepelai, dan Desa Robatal, dengan total penerima manfaat mencapai 1500 jiwa.
Program ini difokuskan pada penguatan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia, sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ketua SPPG Torjunan, Feriyadi, menegaskan bahwa kehadiran SPPG bukan sekadar agenda seremonial, melainkan komitmen nyata dan terukur dalam mendukung kebijakan nasional peningkatan gizi masyarakat.
“SPPG Torjunan hadir sebagai garda terdepan pelayanan gizi masyarakat. Sasaran kami jelas, empat desa dengan total 1500 penerima manfaat. Ini bukan tugas ringan, tetapi tanggung jawab besar yang akan kami jalankan secara profesional, berkelanjutan, dan tepat sasaran,” tegas Feriyadi.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program tidak bisa berjalan sendiri tanpa kolaborasi lintas sektor yang solid.
“Kami menyadari program ini membutuhkan sinergi kuat. Dukungan TNI, pemerintah desa, pemerintah daerah hingga pusat, serta partisipasi masyarakat adalah kunci agar peningkatan gizi dan kesejahteraan benar-benar dirasakan secara nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Danramil 0828-12/Robatal, Letda Inf Suprayitno, menyatakan dukungan penuh TNI terhadap operasional dan pengawalan SPPG Torjunan. Menurutnya, pemenuhan gizi masyarakat memiliki dampak langsung terhadap ketahanan wilayah dan nasional.
“TNI mendukung penuh keberadaan SPPG Torjunan. Pemenuhan gizi adalah pondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Ini sejalan dengan tugas kami dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah,” ujarnya.
Ia menegaskan, Koramil Robatal siap terlibat aktif dalam pendampingan dan pengawasan agar program berjalan aman, tertib, serta benar-benar tepat sasaran.
Dengan diluncurkannya SPPG Torjunan, diharapkan kualitas gizi masyarakat Kecamatan Robatal meningkat secara signifikan sekaligus menjadi model pelayanan gizi terpadu yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Sampang. (Sup)

















