BOJONEGORO || JDN -Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, semangat gotong royong terpancar di Dusun Ngampel, Desa Jumok, Kecamatan Ngraho. Jajaran Forkopimcam (4 Pilar) bersama Yayasan Nurul Hayat, mahasiswa KKN IAI Al-Muhammad Cepu, dan warga setempat bahu-membahu melakukan perbaikan Mushola Darussalam di wilayah RT 25/RW 10, Jumat (13/02).
Kegiatan renovasi ini melibatkan personel dari Polsek Ngraho, Koramil, Satpol PP, serta Pemerintah Desa Jumok. Kehadiran para tokoh penting seperti Camat Ngraho, Kapolsek, dan Danramil di lokasi menunjukkan kuatnya sinergisitas antarinstansi dalam mendukung kenyamanan ibadah masyarakat.
Kapolsek Ngraho, AKP Sutaryanto, S.Pd., menyatakan bahwa keterlibatan personel kepolisian dalam kerja bakti ini merupakan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“Kerja bakti membantu warga guna perbaikan di Mushola Darussalam Desa Jumok ini sebagai wujud kedekatan Polri dengan masyarakat. Terutama dalam mewujudkan kenyamanan beribadah,” ujar AKP Sutaryanto.
Ia juga menambahkan rasa syukurnya atas kolaborasi lintas sektor yang terjalin harmonis. “Alhamdulillah hari ini kita bisa bersinergi dengan TNI-Polri, Forkopimcam Ngraho, Pemdes Jumok, Yayasan Nurul Hayat, dan lainnya untuk memperbaiki Mushola Darussalam,” imbuhnya.
Senada dengan Kapolsek, Camat Ngraho, Wiyanto, menekankan bahwa momentum perbaikan ini sangat tepat mengingat bulan Ramadan sudah di depan mata. Menurutnya, aksi kolektif ini adalah ladang ibadah bagi semua pihak yang terlibat.
”Kegiatan ini merupakan hal baik yang bisa kita lakukan bersama-sama. Kami dari Kecamatan Ngraho, TNI-Polri, Yayasan Nurul Hayat, KKN IAI Muhammad Cepu, Satpol PP, dan warga sekitar ikut bergotong royong. Apalagi ini momennya menyambut bulan Ramadan, jadi bagus untuk kita berlomba-lomba mencari kebaikan dan rida Allah SWT,” jelas Wiyanto.
Ia berharap, setelah renovasi ini rampung, warga dapat beribadah dengan lebih khusyuk. “Semoga Mushola Darussalam ini bisa dipergunakan untuk ibadah setiap hari, salat tarawih, dan kegiatan keagamaan lainnya nanti di bulan puasa,” harapnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan keakraban antara aparat, mahasiswa, dan warga. Sebagian tenaga pengerjaan dilakukan secara manual dengan membagi tugas, mulai dari perbaikan dinding hingga pembersihan area sekitar mushola.
Dukungan dari Yayasan Nurul Hayat dan energi muda dari mahasiswa KKN IAI Al-Muhammad Cepu memberikan akselerasi tersendiri pada proses renovasi tersebut.
Kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Kini, warga Dusun Ngampel dapat menatap bulan Ramadan dengan optimisme, memiliki tempat ibadah yang lebih layak, nyaman, dan bersih untuk menjalankan rangkaian ibadah di bulan suci nanti.(*)











