PAMEKASAN || JDN -Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan bergerak cepat merespons keluhan warga terkait infrastruktur yang rusak. Sebagai bentuk kepedulian nyata, Polres Pamekasan menyalurkan bantuan material untuk perbaikan jembatan di Desa Palengaan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, yang belakangan ini viral di media sosial.
Jembatan tersebut sebelumnya menjadi sorotan publik setelah unggahan yang memperlihatkan seorang siswa sekolah harus bertaruh nyawa melintasi konstruksi jembatan yang rusak parah demi menuntut ilmu.
Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, melalui Kasihumas Polres Pamekasan mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah sekaligus upaya membantu kelancaran aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat setempat.
”Bantuan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dan kepedulian Polres Pamekasan guna membantu aktivitas masyarakat,” ujar Kasihumas dalam keterangan resminya, Selasa (20/1).
Lebih lanjut, pihak kepolisian menegaskan bahwa peran Polri saat ini tidak hanya terbatas pada fungsi penegakan hukum semata.
Kehadiran personel di tengah masyarakat juga bertujuan untuk memberikan kontribusi sosial yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga.
”Polri, khususnya Polres Pamekasan, berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kontribusi nyata. Polri siap membantu dalam situasi sosial, termasuk perbaikan fasilitas umum yang vital bagi warga,” tambahnya.
Melalui bantuan material ini, Polres Pamekasan berharap proses perbaikan jembatan dapat segera rampung sehingga mobilitas warga kembali normal.
Langkah responsif ini juga diharapkan mampu memperkuat hubungan emosional dan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai institusi yang melayani dan mengayomi.(*)

















