KEDIRI || JDN -Laga lanjutan BRI Super League musim 2025/2026 antara tuan rumah Persik Kediri menjamu Persita Tangerang di Stadion Brawijaya, Minggu (19/4/2026), berlangsung aman dan terkendali. Di bawah pengawalan ketat aparat gabungan, tim berjuluk Macan Putih tersebut berhasil mengamankan poin penuh setelah unggul tipis dengan skor 1-0.
Sebanyak 491 personel gabungan dari Polres Kediri Kota, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjaga kondusivitas. Skema pengamanan berlapis diterapkan guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan.
Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., menjelaskan bahwa pengamanan dibagi menjadi empat zona strategis Ring 1 Area dalam stadion dan lapangan, Ring 2 Akses pintu masuk penonton untuk pemeriksaan barang bawaan, Ring 3 Perimeter luar stadion, Ring 4 Pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan Brawijaya.
”Langkah preventif menjadi prioritas kami, termasuk pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan suporter di pintu masuk untuk memastikan tidak ada benda terlarang yang masuk ke area tribun,” ujar Kompol Iwan saat memimpin apel kesiapan.
Pertandingan yang disaksikan oleh sedikitnya 1.606 penonton ini dimulai pukul 15.30 WIB. Hingga peluit panjang dibunyikan pada pukul 17.30 WIB, suasana tetap kondusif meski tensi pertandingan di lapangan cukup tinggi. Kedewasaan para suporter dalam menyikapi hasil pertandingan menjadi kunci utama kelancaran evakuasi penonton pasca-laga.
Sekitar pukul 17.50 WIB, kawasan Stadion Brawijaya dilaporkan telah kembali normal setelah seluruh penonton meninggalkan lokasi dengan tertib.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi semua pihak.
“Pengamanan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Ini berkat kerja sama dan kedisiplinan seluruh personel di lapangan, serta dukungan dari masyarakat dan suporter yang tertib,” ungkap Kompol Putu Gde usai apel konsolidasi.
Meski sukses, pihak kepolisian menegaskan tidak akan lengah dan tetap melakukan evaluasi menyeluruh. Hal ini dilakukan guna memastikan standar keamanan pada laga-laga berikutnya tetap terjaga.
“Kami akan terus melakukan perbaikan dan evaluasi agar pengamanan ke depan semakin optimal, sehingga setiap kegiatan masyarakat, khususnya pertandingan sepak bola, dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (MLDN)














