KEDIRI KOTA || JDN – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kediri Kota terus mempererat kemitraan dan sinergi bersama ulama serta kalangan pondok pesantren di wilayah hukumnya. Komitmen ini ditunjukkan melalui kehadiran Kapolres Kediri Kota, AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., dalam Peringatan Haul Almarhum Almaghfurlah KH Imam Yahya Mahrus ke-XV di Pondok Pesantren Al Mahrusiyah Lirboyo, Kota Kediri, Jumat (7/8/2026) sore.
Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota.
Rombongan Kepolisian tiba di lokasi acara, Pondok Pesantren Al Mahrusiyah III Ngampel, Kecamatan Mojoroto, sekitar pukul 16.30 WIB. Kehadiran jajaran Polres Kediri Kota disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes Al Mahrusiyah, Dr. K.H. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., atau yang akrab disapa Gus Reza.
Pengasuh Ponpes Al Mahrusiyah, Gus Reza, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran jajaran Polres Kediri Kota di tengah perhelatan keagamaan tersebut. Ia menegaskan bahwa agenda haul ini merupakan bentuk penghormatan serta mendoakan tokoh besar pendiri pondok pesantren.
”Haul ini merupakan tradisi yang setiap tahun kami laksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada Almarhum KH Imam Yahya Mahrus. Setiap pondok memiliki karakter pelaksanaan haul yang berbeda, termasuk dengan Haul Pondok Pesantren Lirboyo yang cakupannya lebih besar,” ujar Gus Reza.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan penuh kekeluargaan dari keluarga besar Pondok Pesantren Al Mahrusiyah. Ia menegaskan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah nyata untuk menjaga keharmonisan antara institusi Polri dan tokoh agama.
”Atas nama pribadi dan keluarga besar Polres Kediri Kota, kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Peringatan Haul Almarhum Almaghfurlah KH Imam Yahya Mahrus ke-XV. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, penuh keberkahan, dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” tutur AKBP Kresno.
AKBP Kresno menambahkan, ulama dan tokoh agama memegang peranan kunci dalam membina persatuan, menanamkan nilai-nilai keagamaan, serta membantu menciptakan situasi keamananan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) yang damai dan sejuk.
Melalui komunikasi dan kolaborasi yang rutin dibangun dengan para pengasuh pesantren, Polres Kediri Kota optimistis sinergi ulama dan umara (pemerintah/Polri) akan semakin solid dalam menjaga kondusivitas wilayah Kota Kediri secara berkelanjutan. (MLDN)








