Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPendidikan

Perkuat Sinergi Pendidikan, Bupati Sampang Teken MoU Strategis dengan Kemenag

×

Perkuat Sinergi Pendidikan, Bupati Sampang Teken MoU Strategis dengan Kemenag

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SAMPANG || JDN – Pemerintah Kabupaten Sampang resmi memperkuat sinergi lintas sektoral guna meningkatkan kualitas pendidikan umum dan keagamaan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang di Prenggitan Pendapa Trunojoyo, Senin (26/01/2026) pagi.

​Langkah strategis ini diambil sebagai upaya integrasi kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sampang.

Example 300x600

​Kepala Kantor Kemenag Sampang, H. Fandi, S.Ag, menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan fondasi vital dalam pembangunan karakter generasi muda. Ia menggarisbawahi bahwa kerja sama ini memiliki target jangka panjang yang konkret.

​“MoU ini adalah komitmen nyata kami untuk memperkuat pendidikan karakter, akhlak, dan nilai keagamaan yang selaras dengan sistem pendidikan nasional. Kami ingin memastikan anak-anak Sampang tumbuh cerdas secara intelektual, spiritual, dan sosial,” tegas H. Fandi usai prosesi penandatanganan.

​Fandi juga menambahkan bahwa penyelarasan kebijakan antara lembaga keagamaan dan pemerintah daerah sangat krusial agar program-program pendidikan tidak berjalan sendiri-sendiri.

​“Tujuan kami adalah menyelaraskan pendidikan keagamaan dengan kebijakan pemerintah agar seluruh program berjalan seiring, saling menguatkan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sampang,” imbuhnya.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Nor Alam, memandang kolaborasi ini sebagai jawaban atas tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

Menurutnya, harmonisasi antara Disdik dan Kemenag akan menghilangkan dikotomi antara ilmu umum dan ilmu agama.

​“Sinergi antara Disdik dan Kemenag sangat penting agar tidak terjadi sekat antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan. Dengan kerja sama ini, kami berharap kualitas pendidikan di Sampang semakin inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Nor Alam.

​Melalui nota kesepahaman ini, kedua belah pihak sepakat untuk memfokuskan kerja sama pada tiga poin utama:

1. ​Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik, Pelatihan dan pengembangan kompetensi guru secara terpadu.

2. ​Pengembangan Kurikulum Berkarakter, Penguatan nilai-nilai religius dan kebangsaan dalam materi ajar.

3. ​Program Inovatif, Pelaksanaan kegiatan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman namun tetap berbasis nilai lokal.

​Pasca penandatanganan ini, Kemenag dan Disdik Sampang berkomitmen untuk segera menurunkan tim teknis guna merumuskan program konkret yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh para siswa dan tenaga pendidik di seluruh pelosok Kabupaten Sampang. (Red/Sup)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *