SIDOARJO || JDN -Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapan fisik prajurit, Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Korem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Agus Al Fauzi, melakukan kunjungan kerja ke Kodim 0816/Sidoarjo pada Senin (26/1/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) terhadap pelaksanaan program Pencak Silat Militer (PSM).
Kehadiran Kolonel Inf Agus Al Fauzi disambut langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0816/Sidoarjo bersama jajaran perwira staf terkait.
Fokus utama peninjauan ini adalah memastikan program Bela Diri Taktis (BDT) dan sosialisasi PSM berjalan optimal di tingkat satuan kewilayahan.
Wasev Pencak Silat Militer bukan sekadar rutinitas, melainkan instrumen TNI untuk memantau sejauh mana keterampilan bela diri prajurit dalam menghadapi dinamika tugas lapangan.
Program ini dirancang untuk mengintegrasikan pembinaan bela diri dengan tugas operasi, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pendekatan budaya lokal yang dikemas secara militer.
Dalam arahannya di hadapan para prajurit, Kolonel Inf Agus Al Fauzi menekankan pentingnya konsistensi dalam berlatih. Ia menginstruksikan agar seluruh personel tetap menjaga semangat dan disiplin tinggi.
”Kegiatan Pencak Silat Militer ini adalah bagian integral dari pembinaan personel. Selain sebagai kemampuan dasar bela diri, program ini juga menjadi salah satu syarat uji kenaikan tingkat dan pangkat (UKP) dalam sistem PSM,” tegas Kolonel Agus.
Program PSM ini diharapkan dapat melahirkan prajurit yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki mentalitas juara dan kesiapan tempur yang mumpuni.
Pihak Korem 084/Bhaskara Jaya berkomitmen untuk terus mengawal standarisasi kemampuan bela diri di seluruh jajarannya, khususnya di wilayah Kodim 0816/Sidoarjo.
Dengan pengawasan yang ketat melalui kegiatan Wasev ini, kemampuan bela diri prajurit diharapkan semakin meningkat sehingga siap mendukung penuh pelaksanaan tugas pokok TNI AD di tengah masyarakat.(*)

















