Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahHukum & Kriminal

Penemuan Jenazah Lansia di Gubug Menganti Gresik, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

×

Penemuan Jenazah Lansia di Gubug Menganti Gresik, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Sebarkan artikel ini

GRESIK || JDN – Warga RT 002 RW 001 Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik digegerkan dengan penemuan jenazah seorang lansia berinisial GA (70) di dalam gubug milik korban pada Sabtu (3/10/2026) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

​Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat, Siti Aspiyah (51), saat sedang membersihkan area sekitar lokasi kejadian. Ia curiga dengan kerumunan lalat yang tidak biasa di sekitar gubug tersebut.

​”Saat saya sedang menyapu, melihat banyak sekali lalat di sekitar gubug Mbah Anwari. Karena merasa curiga, saya langsung menghubungi Ketua RT setempat untuk mengecek bersama-sama,” ujar Siti Aspiyah dalam keterangannya kepada petugas.

​Siti menambahkan bahwa ia terakhir kali melihat korban dalam kondisi hidup pada Kamis (1/1/2026) siang. “Hari Kamis sekitar jam satu siang korban masih terlihat tidur-tiduran di dalam gubug,” tambahnya.

​Setelah menerima informasi dari warga, Ketua RT setempat bersama warga mengecek area gubug dan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Menganti untuk penanganan lebih lanjut.

​Jajaran Polsek Menganti yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, S.Tr.K., S.I.K., mendatangi lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Gresik untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah.

​Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman membenarkan adanya peristiwa penemuan jenazah tersebut dan memastikan jajarannya telah melakukan prosedur penanganan sesuai standar operasional.

​”Begitu menerima laporan warga, personel langsung bergerak cepat mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Gresik. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina untuk pemeriksaan visum et repertum,” kata AKP Arif Rahman.

​Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan tinggal seorang diri di gubug tersebut. Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.

​”Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah. Keluarga korban membuat surat pernyataan resmi tidak menuntut dan memohon untuk tidak dilakukan otopsi,” jelas AKP Arif Rahman.

​Setelah proses pemeriksaan medis luar di RSUD Ibnu Sina selesai, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak. (Red/MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *