Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional, Relawan MBG Gresik Dibekali Budaya K3 di Ponpes Mamba’ul Ulum

×

Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional, Relawan MBG Gresik Dibekali Budaya K3 di Ponpes Mamba’ul Ulum

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK || JDN -Sebagai langkah konkret dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan standar keamanan tinggi, puluhan relawan mengikuti pelatihan intensif bertajuk Penyiapan Relawan MBG Berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kegiatan strategis ini digelar di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum, Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Senin (5/1/2026).

​Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci lintas sektoral, di antaranya Pemangku Ponpes Mamba’ul Ulum, Hj. Dra. Siti Mutmainnah, M.Pd; perwakilan Camat Bungah, Saipul Haq; perwakilan Danramil 0817/15 Bungah, Sertu Warso; perwakilan Kapolsek Bungah, Aiptu Istihari, Kepala Puskesmas Bungah, dr. Nanang; serta perwakilan sektor swasta dari PT Dantex dan PPIR.

Example 300x600

​Pelatihan yang diikuti oleh sekitar 50 relawan MBG ini bertujuan untuk menciptakan standar kerja yang tidak hanya efisien tetapi juga aman. Relawan dibekali materi mulai dari aspek kesehatan dasar oleh Puskesmas Bungah hingga penerapan SOP teknis oleh PT Dantex dan PPIR.

​Sertu Warso, yang hadir mewakili Danramil 0817/15 Bungah, menekankan bahwa budaya K3 bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendasar dalam aksi kemanusiaan dan sosial di lapangan.

​“Melalui kegiatan ini, diharapkan para relawan MBG memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja, sehingga mampu menjalankan tugas secara aman, disiplin, dan bertanggung jawab,” tegas Sertu Warso.

​Ia juga menambahkan bahwa pihak TNI melalui Babinsa berkomitmen penuh untuk mengawal peningkatan kualitas SDM di wilayahnya. “Babinsa siap mendukung kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kepedulian terhadap keselamatan,” imbuhnya.

​Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga membangun kesadaran kolektif. Dengan melibatkan institusi pendidikan (pondok pesantren), pemerintah, TNI-Polri, dan pihak swasta, program MBG di wilayah Bungah diharapkan menjadi pilot project penerapan standar K3 yang disiplin.

​Kepala Puskesmas Bungah, dr. Nanang, dalam pemaparannya juga menekankan pentingnya aspek higienitas dan kesehatan lingkungan kerja agar output dari program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan dampak kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

​Penyiapan relawan yang matang ini menjadi modal utama dalam mendukung keberlanjutan program sosial di Kabupaten Gresik, memastikan setiap proses distribusi dan pelaksanaan di lapangan berjalan tanpa kendala (zero accident). (Pen0817).(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *