BOJONEGORO || JDN -Kecelakaan tunggal melanda satu unit truk tangki milik PT SSSS di Jalan Nasional Bojonegoro–Cepu, tepatnya di Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Kamis (12/2/2026). Truk raksasa berkapasitas 44.500 liter tersebut keluar jalur dan berakhir di kubangan air sedalam setengah meter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, armada tangki tersebut tengah melaju dari arah barat (Cepu) menuju timur (Bojonegoro) dalam kondisi kosong. Petaka terjadi saat kendaraan tiba di wilayah Desa Ngablak.
Diduga akibat kelelahan atau faktor mengantuk, pengemudi kehilangan konsentrasi secara mendadak. Kendaraan besar tersebut kemudian oleng ke arah kanan, memotong marka jalan, hingga terperosok ke kubangan air di sisi jalan dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter.
Meski posisi kendaraan cukup ekstrem di luar badan jalan, pengemudi dilaporkan dalam kondisi selamat tanpa luka serius. Namun, besarnya dimensi kendaraan membuat proses evakuasi menjadi kendala utama.
”Armada masih berada di lokasi karena membutuhkan alat berat berupa crane untuk proses penarikan. Evakuasi manual tidak memungkinkan mengingat posisi dan bobot kendaraan,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian dan instansi terkait telah berada di lokasi untuk Memastikan area sekitar aman dari kerumunan warga, Menjaga arus di Jalur Nasional tetap mengalir guna mencegah kemacetan panjang, Pihak berwajib masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, sembari menunggu kedatangan alat berat.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengemudi armada besar untuk selalu mengutamakan istirahat saat melintasi jalur nasional, guna menghindari human error akibat kelelahan.(*)

















