GRESIK || JDN -Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Gresik mengambil langkah nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di wilayah industri. Melalui aksi bertajuk Hijaukan Gresik, puluhan pohon produktif ditanam di kawasan Asrama Polisi Randuagung, Kecamatan Kebomas, pada Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari, sekaligus menyongsong HUT Polri ke-80 dan HUT Polwan ke-78. Pantauan di lapangan, agenda ini dihadiri langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Gresik, Ny. Yanggi Ramadhan.
Penanaman ini menyasar lahan-lahan kosong yang sebelumnya kurang termanfaatkan. Ny. Yanggi Ramadhan menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan upaya konkret menciptakan ekosistem yang sehat di tengah tingginya suhu udara Kabupaten Gresik.
”Kami ingin menghadirkan lingkungan yang lebih hijau, sejuk, dan sehat. Penanaman pohon buah menjadi pilihan agar lahan ini tidak hanya indah, tetapi juga produktif dan bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Ny. Yanggi di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penghijauan di area pemukiman asrama berfungsi sebagai mitigasi dampak fenomena El Nino serta menjaga keamanan lingkungan.
“Langkah ini untuk mencegah munculnya potensi sarang hewan berbahaya seperti ular dan nyamuk di area kosong,” tambahnya.
Aksi lingkungan ini turut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, perwakilan PT Petrokimia Gresik, hingga dinas teknis terkait dari Pemerintah Kabupaten Gresik.
Adapun jenis bibit yang ditanam meliputi Tanaman Produktif Mangga, Klengkeng, Jambu Kristal, Jambu Air, dan Sawo Jumbo, Tanaman Peneduh Pohon Sono.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, sinergi antara Polri, Bhayangkari, dan sektor industri adalah kunci dalam menciptakan keberlanjutan lingkungan di kota industri.
”Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan Gresik yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” tegas AKBP Ramadhan.
Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan penyerahan tali asih secara simbolis dan penanaman bersama. Gerakan ini diharapkan menjadi stimulan bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan di lingkungan masing-masing. (MLDN)














