Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Hari Kedua, Tim Gabungan Terjang Derasnya Arus Sungai Sampean Baru Cari Warga Sumenep yang Hilang

×

Hari Kedua, Tim Gabungan Terjang Derasnya Arus Sungai Sampean Baru Cari Warga Sumenep yang Hilang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BONDOWOSO || JDN -Memasuki hari kedua pencarian, puluhan personel Polres Bondowoso bersama Tim SAR gabungan terus berjibaku menyisir aliran Sungai Sampean Baru, Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, Jumat (23/1/2026). Upaya ini dilakukan guna menemukan Adi Yanto (45), warga Desa Bungbungan, Sumenep, yang dilaporkan hanyut terseret arus.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi lintas wilayah, mulai dari Basarnas Jember dan Banyuwangi, relawan, hingga bantuan warga setempat. Namun, derasnya arus sungai dan cuaca ekstrem menjadi tantangan utama di lapangan.

Example 300x600

Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, menjelaskan bahwa titik fokus pencarian dimulai dari lokasi kejadian (LKP) hingga menyisir area Dam 2. Mengingat risiko tinggi, tim saat ini masih mengandalkan penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai.

“Pencarian kemarin dilakukan hingga pukul 17.00 WIB, namun terpaksa kami hentikan karena terkendala cuaca hujan,” ujar AKBP Aryo saat dikonfirmasi di lokasi.

Untuk memaksimalkan operasi air, Polres Bondowoso kini tengah berkoordinasi dengan tim Bosamba. Tim ini dinilai memiliki keahlian khusus dalam memahami karakteristik unik dan kontur batuan Sungai Sampean Baru.

“Pertimbangan utama kami adalah arus sungai yang deras dan kontur batuan di sungai yang cukup berbahaya. Karena itu, kami menunggu tim Bosamba untuk memastikan teknis dan keamanan sebelum turun ke sungai menggunakan perahu,” jelasnya.

Kehadiran tim Bosamba diproyeksikan sebagai pemandu atau sweeper guna memastikan jalur aman bagi personel SAR yang akan melakukan pencarian menggunakan perahu karet.

Hingga berita ini diturunkan, penyisiran kaki di sepanjang bantaran sungai tetap dilakukan meski sempat terhenti sementara akibat cuaca buruk. AKBP Aryo menegaskan bahwa keselamatan tim tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi alam yang tidak menentu.

Pihak kepolisian juga mengapresiasi keterlibatan keluarga korban yang turut membantu menunjukkan titik-titik krusial di sungai tersebut.

“Disini kita saling bersinergi dan berkolaborasi. Tujuan kita satu, yakni membantu mengevakuasi korban dan berharap bisa segera ditemukan,” pungkas Kapolres.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *