Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHukum & Kriminal

Diduga Hendak Mencuri dan Serang Warga dengan Sabit, Pria di Sampang Nyaris Tewas Diamuk Massa

×

Diduga Hendak Mencuri dan Serang Warga dengan Sabit, Pria di Sampang Nyaris Tewas Diamuk Massa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SAMPANG || JDN – Aksi dugaan percobaan pencurian di Dusun Taddan Tengah, Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang berakhir tragis bagi pelakunya.

Seorang pria berinisial SD (40), warga Desa Dharma Camplong, menjadi bulan-bulanan massa setelah kedapatan menyusup ke rumah warga dan mencoba menyerang tokoh masyarakat setempat menggunakan senjata tajam, Jumat (30/1/2026) dini hari.

Example 300x600

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB ini bermula saat warga menaruh curiga terhadap gerak-gerik pelaku yang memasuki kediaman seorang warga bernama Bukrawi tanpa izin.

​Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengonfirmasi bahwa kecurigaan warga memicu teriakan yang mengundang massa.

​“Awalnya warga melihat seorang laki-laki bernama Samhudi masuk ke rumah milik Pak Bukrawi. Karena mencurigakan, warga meneriaki maling,” ujar AKP Eko dalam keterangan resminya.

​Panik karena aksinya terpergok, SD mencoba melarikan diri ke area rumah Lora Ahyat. Namun, situasi semakin memanas ketika pelaku justru melakukan perlawanan brutal menggunakan senjata tajam jenis sabit yang dibawanya.

​“Sabit tersebut sempat diayunkan ke arah korban (Lora Ahyat) sebanyak dua kali, namun Lora Ahyat berhasil menghindar sehingga tidak mengalami luka,” jelas AKP Eko lebih lanjut.

​Pelarian SD berakhir di tangan warga yang emosi akibat tindakan nekatnya. Massa yang mengepung pelaku sempat melakukan pengeroyokan sebelum petugas piket Pamapta Polres Sampang tiba di lokasi untuk meredam situasi.

​Guna menghindari aksi main hakim sendiri yang lebih fatal, polisi segera mengevakuasi pelaku yang sudah dalam kondisi terluka.

​“Petugas langsung mengamankan terduga pelaku dari amukan massa dan membawanya ke RSUD Sampang dr. Moh. Zyn untuk mendapatkan perawatan medis awal,” tambah AKP Eko.

​Selain mengamankan pelaku, pihak kepolisian juga menyita sebilah sabit sebagai barang bukti utama dalam aksi pengancaman dan percobaan pencurian tersebut. Saat ini, polisi masih mendalami motif di balik tindakan pelaku.

​Menutup keterangannya, AKP Eko Puji Waluyo meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak bertindak anarkis di masa mendatang.

​“Kasus ini masih kami tangani, dan kami mengimbau masyarakat untuk tetap menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *