Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahTNI/Polri

Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas, Polresta Sumenep Intensifkan Komunikasi dengan Aktivis Mahasiswa

×

Cegah Potensi Gangguan Kamtibmas, Polresta Sumenep Intensifkan Komunikasi dengan Aktivis Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

SUMENEP || JDN –  Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sumenep terus memperkuat komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis partisipasi publik. Langkah ini ditunjukkan lewat kunjungan silaturahmi Kapolresta Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, ke Posko Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Sumenep di Desa Bangselok, Kecamatan Kota Sumenep, Rabu (29/7/2026) sore.

​Dalam kunjungan yang berlangsung hangat dan inklusif tersebut, Kombes Pol Ariek didampingi jajaran pejabat utamanya, mulai dari Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, hingga Kasi Humas Polresta Sumenep. Kehadiran rombongan korps bhayangkara ini disambut langsung oleh jajaran pengurus dan anggota PMII Sumenep.

​Kombes Pol Ariek Indra Sentanu menegaskan bahwa mahasiswa merupakan elemen kritis sekaligus mitra strategis kepolisian dalam mengawal situasi sosial di daerah. Menurutnya, dialog yang berkelanjutan menjadi kunci dalam menyerap aspirasi sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.

​“Mahasiswa memiliki peran penting sebagai generasi muda sekaligus bagian dari masyarakat yang dapat memberikan kontribusi positif. Kami berharap komunikasi dan sinergi antara Polresta Sumenep dengan PMII terus terjalin dengan baik dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol Ariek Indra Sentanu.

​Ia menambahkan, pembukaan ruang komunikasi secara terbuka bertujuan untuk membangun dialektika yang konstruktif antara aparat penegak hukum dan aktivis mahasiswa. Langkah ini dinilai efektif untuk merespons berbagai dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat Sumenep secara bijak.

​Lebih lanjut, Kapolresta mengimbau kader PMII untuk terus menjadi pelopor kesejukan dan perekat persatuan di tengah dinamika kemasyarakatan.

​”Dengan adanya dialog yang konstruktif, berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat diharapkan dapat dikomunikasikan dengan baik,” tambahnya.

​Pertemuan yang diisi dengan sesi dialog dan ramah tamah ini menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam merawat kondusivitas wilayah. Rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut berjalan aman, lancar, dan penuh kekeluargaan hingga usai. (MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *