Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahTNI/Polri

Sinergi Cegah Abrasi: Polres Gresik, Forkopimda, dan PT Smelting Tanam 10.000 Mangrove di Randuboto

×

Sinergi Cegah Abrasi: Polres Gresik, Forkopimda, dan PT Smelting Tanam 10.000 Mangrove di Randuboto

Sebarkan artikel ini

GRESIK || JDN – Langkah konkrit menjaga benteng pertahanan pesisir dari ancaman abrasi dan perubahan iklim terus digalakkan di Kabupaten Gresik. Polres Gresik bersama jajaran Forkopimda dan PT Smelting menggelar aksi hijau penanaman 10.000 bibit mangrove di kawasan Pelabuhan Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Selasa (11/8/2026).

​Kegiatan bertajuk “Penanaman 10.000 Mangrove sebagai Wujud Komitmen dalam Mendukung Pelestarian Lingkungan” ini menjadi simbol kolaborasi strategis antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, sektor industri, dan masyarakat pesisir.

​Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha, Presiden Direktur PT Smelting Dharma Hutama Djojonegoro, serta perwakilan pimpinan PT Freeport Indonesia dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik.

​Rangkaian aksi ekologi ini diawali dengan doa bersama, pemutaran video edukasi pentingnya ekosistem mangrove, penyerahan bantuan secara simbolis, hingga penanaman langsung di area pesisir Randuboto oleh jajaran pejabat dan pimpinan perusahaan.

​Tak hanya penanaman pohon, agenda ini juga dimeriahkan dengan komitmen hijau (Green Commitment), peninjauan bazar UMKM lokal Desa Randuboto untuk menggerakkan ekonomi warga, serta lomba mewarnai bagi siswa TK dan SD sebagai sarana edukasi lingkungan sejak dini.

​Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi lintas sektor yang mengintegrasikan peran pemerintah, korporasi, hingga komunitas desa dalam upaya konservasi wilayah pesisir.

​”Langkah ini menunjukkan keterpaduan yang luar biasa. Pemerintah, korporasi melalui CSR, pemerintah desa, hingga komunitas bergerak bersama. Konservasi dan rehabilitasi ini penting untuk menghadapi perubahan iklim yang dampaknya makin terasa,” ujar Fandi Akhmad Yani.

​Di sisi lain, sektor industri menegaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda tahunan. Presiden Direktur PT Smelting, Dharma Hutama Djojonegoro, menekankan bahwa penanaman 10.000 mangrove ini merupakan tahap awal dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam memelihara keberlanjutan lingkungan.

​”Ini merupakan tahap awal dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memelihara keberlanjutan ekosistem pesisir demi generasi mendatang,” tegas Dharma Hutama Djojonegoro.

​Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam mengawal program keberlanjutan lingkungan hidup serta pemberdayaan masyarakat di wilayah hukum Polres Gresik.

​”Polres Gresik mendukung penuh kegiatan aksi hijau ini. Penanaman mangrove bukan hanya sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah strategis dalam menjaga keselamatan lingkungan, mencegah abrasi, serta mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir,” tutur AKBP Ramadhan Nasution.

​Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama menciptakan wilayah yang kondusif sekaligus ramah lingkungan.

​”Semoga sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin erat demi mewujudkan Kabupaten Gresik yang aman, hijau, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

​Penanaman massal ini diharapkan tidak hanya memperkuat benteng alami kawasan pesisir Randuboto Sidayu dari abrasi laut, tetapi juga membuka potensi pengembangan ekowisata berbasis pemberdayaan masyarakat lokal di masa depan. (Berdy/Vungky)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *