GRESIK || JDN – Wujud kepedulian Bintara Pembina Desa (Babinsa) terhadap geliat ekonomi masyarakat binaan terus dibuktikan di lapangan. Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos), Babinsa Koramil 0817/01 Driyorejo, Koptu Muhammad Jaelani, menyambangi salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) material bangunan di wilayah Kabupaten Gresik, Selasa (11/8/2026).
Aksi kewilayahan tersebut berlangsung di Toko Bangunan (TB) Material Subur Makmur yang berlokasi di Jl. Raya Cangkir No. 60, Dusun Gading, Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Koptu Muhammad Jaelani berdialog langsung dengan pemilik usaha, Sugianto, beserta dua karyawannya, Agus dan Ridwan. Diskusi hangat tersebut membahas seputar perkembangan usaha, dinamika aktivitas penjualan, hingga daya beli masyarakat sekitar.
TB Subur Makmur sendiri dikenal menyediakan berbagai kebutuhan material bangunan secara lengkap, mulai dari pasir, genteng, roster, bata ringan, hingga bahan bangunan lainnya untuk melayani kebutuhan warga Desa Cangkir dan sekitarnya.
Pemilik usaha, Sugianto, mengungkapkan bahwa fluktuasi penjualan merupakan hal yang lumrah dalam dunia usaha. Kendati nilai transaksi harian tidak selalu besar, ia mengaku tetap bersyukur usahanya konsisten berjalan.
”Meskipun transaksi setiap hari terkadang tidak dalam jumlah besar, tetap disyukuri karena usaha ini mampu membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga, sekaligus memberikan penghasilan bagi para karyawan,” ujar Sugianto di lokasi.
Mendengar hal tersebut, Koptu Muhammad Jaelani memberikan apresiasi dan motivasi moral agar para pelaku usaha lokal terus optimistis dan menjaga konsistensi di tengah tantangan ekonomi.
”Tetap semangat bekerja dan berusaha. Sekecil apa pun hasilnya, jika dilakukan dengan tekun dan penuh rasa syukur, insyaallah dapat menjadi jalan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan masa depan anak-anak,” kata Koptu Jaelani memberi dorongan semangat.
Secara terpisah, kegiatan Komsos ini menjadi bukti nyata bahwa peran Babinsa di wilayah tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban. Lebih dari itu, kehadiran aparat teritorial juga bertujuan untuk menyerap aspirasi, memantau kondisi sosial-ekonomi warga, serta mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat.
Melalui pendampingan yang intensif, diharapkan sektor UMKM di wilayah Driyorejo dapat terus bertahan, tumbuh, dan menjadi penopang utama kestabilan ekonomi masyarakat tingkat desa. (Pen0817/JDN) (Berdy/Vungky)














