Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/Polri

Wakapolri Dorong Transformasi Brimob, Hadapi Ancaman Hybrid dan Perkuat Paradigma Humanis

×

Wakapolri Dorong Transformasi Brimob, Hadapi Ancaman Hybrid dan Perkuat Paradigma Humanis

Sebarkan artikel ini

DEPOK || JDN – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menekankan pentingnya modernisasi dan peningkatan kapabilitas Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri dalam menghadapi dinamika keamanan yang kian kompleks. Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korbrimob Polri T.A. 2026 di Gedung Satya Haprabu, Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (23/4).

​Dalam arahannya, Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyoroti munculnya ancaman keamanan hybrid yang kini menjadi tantangan nyata. Ancaman ini merupakan perpaduan antara gangguan fisik konvensional, provokasi digital, hingga persebaran disinformasi di ruang siber.

​”Peningkatan kemampuan personel, penguatan sistem, serta strategi yang adaptif menjadi kunci utama dalam menjawab dinamika tersebut,” ujar Wakapolri di hadapan Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat dan seluruh pejabat utama Korbrimob se-Indonesia.

​Salah satu poin krusial yang ditekankan Wakapolri adalah pergeseran paradigma Korps Brimob dalam berinteraksi dengan masyarakat. Ia meminta agar prinsip “Melayani, Bukan Menghadapi” diinternalisasi oleh setiap personel di lapangan.

​Brimob diharapkan tidak hanya hadir sebagai kekuatan penegakan hukum, tetapi sebagai pelindung yang mampu memberikan rasa aman yang menenangkan bagi publik.

​Guna memperkuat akurasi tindakan, Wakapolri mendorong pelaksanaan tugas berbasis riset melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian. Langkah ini bertujuan meningkatkan analisis terhadap ancaman asimetris secara saintifik.

​Selain itu, adaptasi teknologi menjadi prioritas dalam Roadmap Transformasi Korbrimob, yang mencakup ​Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk pemetaan gangguan kamtibmas.

Drone Surveillance untuk pemantauan wilayah konflik atau bencana secara real-time, ​Body-worn Camera guna memastikan transparansi, akuntabilitas, dan meminimalisir kesalahan prosedur (malprosedur).

​Mengingat kondisi iklim, Wakapolri memberikan instruksi khusus terkait kesiapsiagaan menghadapi kemarau panjang yang berpotensi memicu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

​”Kesiapan alutsista SAR dan personel harus selalu dalam kondisi siap operasional untuk memberikan respons cepat dalam melindungi masyarakat,” tegasnya.

​Meski mendorong evaluasi, Wakapolri juga memberikan apresiasi tinggi atas capaian Brimob sepanjang tahun 2025, termasuk keberhasilan Operasi Damai Cartenz, prestasi di World Police & Fire Games, serta raihan Kompolnas Award.

​Sebagai langkah strategis, Polri telah menyusun Road Map Transformasi Korbrimob yang mencakup tiga fase Penguatan internal dan regulasi, Peningkatan skill dan teknologi, Menjadi satuan berkelas dunia (world class) baik di domain fisik maupun siber.

​”Peningkatan jumlah pasukan tidak akan memberikan dampak optimal tanpa didukung oleh sistem yang kuat, strategi yang tepat, serta kualitas personel yang profesional, unggul, dan humanis,” tutup Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

​Dengan langkah-langkah strategis ini, Polri berkomitmen menjadikan Brimob sebagai satuan yang modern, adaptif, dan terpercaya di mata masyarakat maupun dunia internasional.(MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *