Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Perangi Kenakalan Remaja, Polres Pamekasan Terjunkan Seluruh Kapolsek ke Sekolah

×

Perangi Kenakalan Remaja, Polres Pamekasan Terjunkan Seluruh Kapolsek ke Sekolah

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN || JDN -Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan mengambil langkah masif untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif melalui program “Polisi Masuk Sekolah”. Pada Senin (20/4/2026), seluruh jajaran Kapolsek dan Bhabinkamtibmas diterjunkan serentak untuk memimpin upacara bendera di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA sederajat di seluruh Kabupaten Pamekasan.

​Langkah ini diambil sebagai respons preventif kepolisian terhadap meningkatnya potensi kenakalan remaja, sekaligus upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan kondusif.

​Mewakili Kapolres Pamekasan, Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di sekolah bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen nyata Polri dalam mendampingi tumbuh kembang pelajar.

​”Program Polisi Masuk Sekolah ini adalah komitmen Polres Pamekasan untuk hadir langsung di tengah pelajar. Kami ingin memastikan adik-adik kita mendapatkan edukasi yang tepat mengenai kedisiplinan, bahaya perundungan (bullying), serta keselamatan berlalu lintas,” ujar Ipda Yoni Evan Pratama.

​Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan membentuk karakter generasi muda agar memiliki fondasi moral dan hukum yang kuat sejak dini.

​Dalam amanat yang disampaikan secara serentak di 13 wilayah hukum Polsek jajaran, para perwira kepolisian menekankan lima poin utama yang menjadi perhatian serius saat ini:

*​Stop Perundungan (Bullying), Penekanan bahwa tindakan perundungan, baik fisik maupun verbal, tidak ditoleransi karena dampak psikologis yang permanen bagi korban dan adanya konsekuensi hukum pidana bagi pelaku.

*​Keselamatan Lalu Lintas, Larangan tegas bagi pelajar di bawah umur membawa kendaraan bermotor. Selain itu, ditekankan pelarangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya demi keselamatan publik.

*​Literasi Digital, Mengajak siswa bijak bermedia sosial dan waspada terhadap pelanggaran UU ITE serta penyebaran konten negatif.

*​Pemberantasan Narkoba, Peringatan keras mengenai bahaya narkotika dan pergaulan bebas yang dapat memutus mata rantai cita-cita generasi bangsa.

*​Penguatan Disiplin, Mengajak siswa menghormati guru dan orang tua sebagai kunci utama meraih prestasi.

​Kegiatan yang menyasar belasan sekolah ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Ipda Yoni menyebutkan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan institusi pendidikan sangat vital untuk menekan angka kriminalitas di level remaja.

​”Kami berharap kolaborasi antara Polri dan lembaga pendidikan ini dapat terus terjalin dengan baik. Dengan sinergi ini, kita bisa bersama-sama mewujudkan generasi muda Pamekasan yang berprestasi, berakhlak mulia, dan taat hukum,” pungkasnya.(MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *