Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHukum & Kriminal

Gresik Berdarah: Warga Hulaan Dibacok OTK, Kapolsek Menganti Tabuh Genderang Perang Lawan Premanisme

×

Gresik Berdarah: Warga Hulaan Dibacok OTK, Kapolsek Menganti Tabuh Genderang Perang Lawan Premanisme

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK  || JDN – Ketentraman warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik terkoyak pada Rabu (08/04/2026) pagi. Seorang pria bernama Antonius alias Copet (30), menjadi korban penganiayaan berat setelah dibacok secara membabi buta oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) di tengah pemukiman warga.

​Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban sedang berjalan kaki di sebuah gang menuju jalan raya sembari menggunakan ponsel. Tiba-tiba, seorang pria misterius yang mengendarai sepeda motor matik berwarna merah menghampiri korban.

Example 300x600

​Cekcok mulut sempat terjadi di antara keduanya sebelum situasi memanas. Pelaku yang diduga telah menyiapkan senjata tajam jenis pisau kemudian mengejar korban hingga ke sebuah lahan kosong. Di sana, pelaku menghujamkan sabetan berkali-kali hingga korban terkapar bersimbah darah. Usai menjalankan aksinya, pelaku melarikan diri ke arah utara.

​Mendapat laporan warga, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman langsung memimpin personelnya menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas segera mensterilisasi area dan melakukan olah TKP guna mencari petunjuk.

​Dari lokasi kejadian, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti krusial yang tertinggal, di antaranya ​satu buah sarung pisau, ​satu helm berwarna merah yang diduga milik pelaku.

​”Saat ini kami sedang mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi dan mengumpulkan petunjuk kuat. Kami akan kejar pelakunya sampai dapat, kemanapun dia lari!” ujar AKP Arif Rahman di lokasi kejadian.

​AKP Arif Rahman mengecam keras aksi brutal yang terjadi di siang bolong tersebut. Ia menegaskan bahwa jajaran Reskrim Polsek Menganti telah dikerahkan sepenuhnya untuk memburu pelaku yang telah mengusik kondusivitas wilayahnya.

​”Kami mengecam keras aksi premanisme dan kekerasan jalanan seperti ini. Ini adalah tindakan biadab yang tidak bisa ditoleransi! Saya telah perintahkan seluruh unit Reskrim untuk bergerak cepat. Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan untuk bersembunyi di wilayah Menganti,” tegas perwira dengan tiga balok di pundak tersebut.

​Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia menjamin pihak kepolisian akan mengusut tuntas kasus ini dalam waktu singkat.

​”Kasus ini akan kami ungkap sampai tuntas demi menjaga kondusivitas dan rasa aman masyarakat Menganti,” pungkasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, Antonius masih menjalani perawatan intensif di RS Eka Husada Menganti. Korban menderita luka bacok serius di beberapa bagian tubuh dan tengah menjalani proses visum serta penanganan medis darurat.

​Pihak kepolisian kini tengah memeriksa sejumlah saksi kunci untuk mengidentifikasi identitas pelaku berdasarkan ciri-ciri dan barang bukti yang ditemukan di lapangan.(Berdy/Pungky)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *