Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Genjot PAD Rp642 Miliar, Bupati Sidoarjo Minta ASN Kerja Pakai Hati dan Melek Digital

×

Genjot PAD Rp642 Miliar, Bupati Sidoarjo Minta ASN Kerja Pakai Hati dan Melek Digital

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDOARJO || JDN – Memasuki hari pertama kerja pasca-libur Lebaran, Bupati Sidoarjo Subandi langsung tancap gas. Memimpin apel pagi sekaligus Halal Bihalal di Parkir Timur GOR Delta, Senin (30/3/2026), Subandi memberikan instruksi keras terkait kedisiplinan, empati pelayanan, hingga target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​Di hadapan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), Subandi menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk mempercepat birokrasi. Ia menyoroti pentingnya optimalisasi sistem dashboard di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Example 300x600

​Bupati menekankan bahwa sistem pemantauan real-time sangat krusial untuk menutup celah anggaran. Target yang dipatok pun tidak main-main.

​”Kita butuh kontribusi yang besar, kurang lebih Rp642 miliar yang harus kita tutupi bersama. Caranya adalah dengan menjalankan dashboard di masing-masing OPD untuk mencari solusi peningkatan PAD,” tegas Subandi dalam arahannya.

​Selain urusan internal birokrasi, sektor ekonomi kerakyatan menjadi sorotan utama. Dengan populasi UMKM mencapai 250.000 pelaku usaha, Subandi memerintahkan jajarannya untuk memangkas hambatan perizinan.

​Ia juga meminta program Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) dengan subsidi bunga 0,2 persen dioptimalkan agar tepat sasaran. 

“Penguatan UMKM harus menjadi perhatian kita bersama. Permudah perizinan dan pastikan pendampingan berjalan dengan baik,” tambahnya.

​Bupati mengingatkan bahwa kecerdasan intelektual ASN tidak akan berarti tanpa kekompakan dan rasa empati. Ia berharap pelayanan publik di Sidoarjo dilakukan dengan pendekatan humanis agar aspirasi masyarakat terserap optimal.

​”ASN harus patuh regulasi. Kerja bareng dan empati dalam pelayanan harus dilakukan dengan hati,” pesan Subandi.

​Menutup arahannya, Subandi memberikan instruksi khusus terkait penanganan banjir dan perbaikan infrastruktur jalan yang sering dikeluhkan warga. Ia menargetkan bulan April ini menjadi momentum perubahan fisik di lapangan.

Prioritasnya adalah  Perbaikan jalan berlubang, pembangunan jembatan, dan normalisasi sungai, Pengawasan ketat dari hulu hingga hilir.

“OPD tidak perlu takut (menjalankan proyek) selama bekerja di jalur yang benar. Saya minta triwulan kedua ini semua sudah jalan,” pungkasnya.

​Dengan berakhirnya masa libur Lebaran, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen melakukan penyegaran performa birokrasi guna memastikan pembangunan daerah tetap berada di jalur yang tepat demi kesejahteraan masyarakat.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *