NGANJUK || JDN -Guna memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif menjelang perhelatan akbar Parapatan Luhur (Parluh) PSHT Tahun 2026, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menggelar kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun, Kamis (05/02/2026).
Didampingi Wakapolres dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Nganjuk, kunjungan ini difokuskan pada pemantapan strategi pengamanan menyusul agenda Parluh yang dijadwalkan berlangsung pada 6–8 Februari 2026 di Madiun.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kelurahan Bogo tersebut, AKBP Suria Miftah menekankan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan organisasi kemasyarakatan adalah kunci stabilitas wilayah. Ia mengimbau agar seluruh warga PSHT Nganjuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang selama rangkaian acara berlangsung.
“Kami berharap warga PSHT di Nganjuk dapat menahan diri, tidak terpancing provokasi, serta bersama-sama menjaga kamtibmas. Keterlibatan pengamanan internal PSHT yang berdampingan dengan petugas kepolisian sangat penting untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegas Kapolres.
Polres Nganjuk juga telah memetakan titik-titik rawan dan menyiagakan personel untuk melakukan pengamanan preventif. Tujuannya jelas: memastikan pergerakan massa atau kegiatan terkait Parluh berjalan tertib dan tidak mengganggu aktivitas publik.
Ajakan Kapolres disambut baik oleh Ketua PSHT Cabang Nganjuk, Drs. H. Gondo Haryono, M.Si. Tokoh yang akrab disapa Kangmas Gondo ini menyatakan kesiapannya untuk menjaga kondusivitas wilayah melalui instruksi yang tegas kepada seluruh pengurus di tingkat ranting.
“Kami siap bersinergi dan akan mengimbau seluruh pengurus ranting se-Kabupaten Nganjuk agar mematuhi arahan pengurus cabang serta ketentuan yang telah disepakati bersama pihak kepolisian demi terciptanya situasi yang aman dan damai,” ujar Kangmas Gondo.
Koordinasi intensif ini diharapkan menjadi fondasi kuat agar Parapatan Luhur PSHT 2026 di Madiun tidak hanya sukses secara organisasi, tetapi juga sukses dalam menjaga marwah persaudaraan tanpa mengabaikan aspek keamanan wilayah.
Dengan adanya kesepahaman antara kepolisian dan pengurus cabang, diharapkan potensi gesekan di lapangan dapat diredam sedini mungkin, sehingga suasana di Kabupaten Nganjuk tetap sejuk dan kondusif.(*)











