ACEH TIMUR || JDN -Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Tri Tito Karnavian, melakukan aksi kemanusiaan di wilayah terdampak bencana Dusun Sarah Gala, Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Sabtu (24/1/2026).
Kehadiran Tri, yang didampingi Ketua TP PKK Provinsi Aceh, Marlina Muzakir Manaf, bertujuan memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan optimal serta menyentuh kebutuhan mendasar warga.
Dalam kunjungannya, TP PKK menyalurkan bantuan kepada 270 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. Paket bantuan yang diserahkan mencakup berbagai aspek kebutuhan hidup, mulai dari perlengkapan ibadah, kebutuhan sanitasi, hingga bantuan tunai.
Secara terperinci, bantuan tersebut meliputi:
– Kebutuhan Rumah Tangga, 270 unit kompor satu tungku, 250 unit kasur, serta 250 set ember dan gayung.
– Logistik & Sanitasi, 50 dus minyak goreng, 15 dus sabun mandi, 20 dus sabun cuci, 1.000 masker, dan 100 tumbler.
– Pendidikan dan Anak, 08 paket perlengkapan sekolah dan 150 paket makanan khusus anak-anak.
Selain bantuan dari TP PKK, Tri juga menyalurkan logistik dari Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera.
Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari tinjauan lapangan yang dilakukan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, sehari sebelumnya.
Di sela-sela penyerahan bantuan, Tri Tito Karnavian menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pengungsi di tenda darurat.
Ia memberikan penekanan khusus pada aspek kesehatan lingkungan guna mencegah wabah penyakit di masa pemulihan.
”Alhamdulillah kami hari ini sebagai bagian dari program Tim Penggerak PKK membawa juga bantuan kepada Bapak-Bapak-Ibu semua. Dan mudah-mudahan bermanfaat,” ujar Tri di hadapan warga.
Tri juga memberikan peringatan tegas mengenai risiko penyakit pernapasan yang kerap muncul di area pengungsian. Ia meminta warga untuk memisahkan area bagi balita agar tetap steril.
”Tolong anak-anak juga dijaga, karena penyakit ISPA menunggu kita, kalau kita tidak menjaga kebersihan lingkungan,” tandasnya.
Menutup kunjungannya, Tri menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah tengah bersinergi dalam mempercepat perbaikan fasilitas publik yang rusak akibat bencana.
Target utamanya adalah agar roda ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat Aceh Timur kembali normal dalam waktu singkat.
”Pemerintah beserta pihak terkait terus bekerja keras untuk membantu pemulihan fasilitas pascabencana. Saya berharap masyarakat dapat segera beraktivitas seperti sedia kala,” pungkas Tri.(*)












