Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBudaya

Menko Pangan Zulkifli Hasan Cek Operasional KDKMP Tambakrejo Waru, Didampingi Wabup Mimik Idayana

×

Menko Pangan Zulkifli Hasan Cek Operasional KDKMP Tambakrejo Waru, Didampingi Wabup Mimik Idayana

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO || JDN –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat meninjau langsung operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (15/10/2026).

​Kunjungan kerja Menko Pangan tersebut bertujuan untuk memastikan KDKMP Tambakrejo beroperasi secara optimal serta mengecek ketersediaan pasokan barang-barang kebutuhan pokok bersubsidi bagi masyarakat setempat.

​Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam peninjauan tersebut, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama PT Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Riza Ramadani, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, serta perwakilan Anggota Ombudsman RI.

​Dalam arahannya di hadapan warga, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa KDKMP yang dibangun dengan anggaran Rp3 miliar ini dirancang sebagai pusat ekonomi rakyat. KDKMP Tambakrejo dilengkapi fasilitas penunjang operasional, seperti 1 unit truk logistik, 1 unit mobil pick-up, dan 2 unit bentor (becak motor) untuk mendukung distribusi lokal.

​”Ini bukan sekadar toko atau supermarket, melainkan koperasi milik seluruh warga Desa Tambakrejo. Gedung megah dan sarana ini hadir langsung untuk melayani kebutuhan bapak dan ibu di sini,” kata Zulkifli Hasan.

​Ia menjelaskan, kehadiran KDKMP menjadi jembatan langsung dari produsen ke masyarakat untuk memotong rantai distribusi dan menekan ketergantungan pada tengkulak. Melalui koperasi ini, warga mendapatkan kemudahan akses barang-barang bersubsidi.

​”Para petani lokal dapat menebus pupuk subsidi langsung dari pabrik hanya dengan menunjukkan KTP di KDKMP Tambakrejo ini,” jelasnya.

​Selain pupuk, masyarakat dapat membeli beras bersubsidi Program SPHP, LPG 3 Kg seharga Rp16.000, serta minyak goreng subsidi seharga Rp16.700 per liter. KDKMP juga akan difungsikan sebagai pusat penyaluran bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan beras dari pemerintah.

​Untuk memperkuat transaksi keuangan masyarakat desa, KDKMP Tambakrejo turut mengintegrasikan layanan perbankan.

​”Nanti di sini ada agen BNI 46. Ibu-ibu nanti setor uang cukup di sini, enggak usah ke bank lagi, di sini aja. Bayar listrik di sini, ngambil uang anaknya kerja di Arab, kirim uang, ambil di sini. Mudah enggak? Gampang enggak?. Nanti kalau punya usaha UMKM, usaha kue, usaha apa saja, mau pinjam uang di sini juga,” ujar Menko Pangan.

​Menko Pangan menginstruksikan agar tata kelola KDKMP dilakukan secara profesional dengan pengawasan ketat. Kepala Desa setempat bertindak sebagai Ketua Dewan Pengawas KDKMP bersama pengurus koperasi dan manajer operasional.

​”Koperasi ini punya Bapak, punya Ibu, warga Desa Tambakrejo. Oleh karena itu, yang bertanggung jawab nanti Kadesnya bersama kepala koperasi dari warga sini yang dibantu manajer koperasi. Selama dua tahun ini akan digaji sama PT Agrinas Pangan,” tambahnya.

​Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo siap mengawal keberlanjutan program KDKMP di seluruh wilayah Sidoarjo. Pihaknya menginstruksikan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo untuk aktif memberikan pendampingan dan pelatihan kelembagaan bagi para pengurus.

​”Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen mendukung program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi di tingkat desa dan kelurahan,” tegas Mimik Idayana.

​Ia menambahkan, keterlibatan pelaku UMKM lokal dalam ekosistem KDKMP akan memperluas akses pasar serta menggerakkan roda perekonomian desa.

​”Melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas pengurus, dan keterlibatan pelaku UMKM, KDKMP di Kabupaten Sidoarjo diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu penggerak ekonomi desa dan kelurahan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

​Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, saat ini terdapat sekitar 207 KDKMP yang telah selesai dibangun di Sidoarjo, di mana 57 unit di antaranya telah beroperasi secara aktif. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *