GRESIK || JDN – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Kepolisian Resor (Polres) Gresik menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial. Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menyerahkan bantuan berupa kursi roda hingga modal usaha toko kelontong kepada seorang pengemudi ojek online (ojol) yang melumpuh akibat kecelakaan lalu lintas.
Penerima bantuan tersebut adalah Hasim (54), warga Gresik yang terpaksa berhenti menafkahi keluarganya setelah mengalami kecelakaan hebat di simpang empat Exit Tol Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, pada 12 Agustus 2026.
Akibat insiden tersebut, Hasim mengalami luka berat pada tangan dan kaki kanan. Hingga pertengahan September 2026, ia masih harus menjalani kontrol medis rutin dua kali sepekan dan diprediksi memerlukan masa pemulihan fisik lebih dari tiga bulan.
Kondisi medis ini berdampak langsung pada perekonomian keluarga Hasim. Sebagai tunggal tulang punggung keluarga, ia tidak lagi mampu menafkahi istrinya, anak sulungnya yang masih berstatus pencari kerja pascalulus kuliah, serta anak bungsunya yang tengah mengenyam pendidikan di pondok pesantren.
Informasi mengenai kondisi Hasim bermula dari laporan dua rekan sesama driver ojol, Rifai dan Rasyid, saat menghadiri acara silaturahmi bersama jajaran kepolisian. Merespons cepat laporan tersebut, AKBP Ramadhan Nasution bersama Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, langsung mendatangi kediaman Hasim pada Rabu (16/9/2026).
Mengetahui Hasim harus menyewa alat bantu mobilitas selama masa pemulihan, Kapolres Gresik menyerahkan satu unit kursi roda baru. Selain itu, jajaran Polres Gresik juga menyalurkan pasokan barang dagangan menggunakan mobil van untuk mengisi kembali rak toko kelontong milik Hasim yang sempat terbengkalai akibat ketiadaan modal.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan bahwa langkah ini diambil agar korban tetap memiliki sumber penghasilan mandiri dari rumah selama masa penyembuhan.
”Selain memberikan kursi roda, kami juga membantu modal untuk berjualan dalam bentuk barang. Harapannya, selama menjalani masa pemulihan, Pak Hasim tetap memiliki kegiatan usaha produktif dari rumah untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.
Aksi kemanusiaan ini menegaskan bahwa esensi peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya terbatas pada penegakan hukum dan pengamanan lalu lintas di jalan raya, tetapi juga menyentuh aspek kepedulian sosial dan perlindungan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (Red/MLDN)














