Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Sengketa Warga Iker-Iker Geger dan PT JPN Berakhir Damai, Perusahaan Sepakati Prioritas Tenaga Kerja Lokal

×

Sengketa Warga Iker-Iker Geger dan PT JPN Berakhir Damai, Perusahaan Sepakati Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK || JDN – Gejolak sosial yang sempat memicu ketegangan di Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, akhirnya menemui titik terang. Melalui mediasi yang berlangsung di Kantor Balai Desa setempat, Jumat (20/02/2026), pihak perusahaan (PT JPN) resmi menyepakati sejumlah tuntutan warga, mulai dari prioritas lapangan kerja hingga komitmen pengelolaan limbah.

​Konflik ini memuncak pada Senin (16/02/2026), ketika sekitar 500 massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Iker-Iker Geger menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran. Warga menuntut transparansi rekrutmen tenaga kerja serta solusi atas polusi bau limbah yang dinilai mengganggu kesehatan lingkungan.

Example 300x600

​Lantaran mediasi awal sempat buntu (deadlock), Kepala Desa Iker-Iker Geger, Kristono, sempat mengambil langkah tegas dengan menginstruksikan penghentian sementara aktivitas perusahaan. Langkah ini diambil guna memastikan pihak manajemen memberikan solusi konkret bagi masyarakat terdampak.

​Dalam pertemuan terbaru yang dihadiri manajemen perusahaan, pemerintah desa, dan perwakilan masyarakat, dihasilkan kesepakatan tertulis yang memuat tiga poin krusial, PT JPN secara resmi berkomitmen mengutamakan warga Desa Iker-Iker Geger dalam proses rekrutmen tenaga kerja di lingkungan perusahaan, Terkait keluhan polusi udara, Pemerintah Desa akan melakukan pengawasan penuh terhadap sistem pengolahan limbah perusahaan guna memastikan tidak ada lagi bau menyengat yang merugikan warga, Perusahaan bersedia dijatuhi sanksi tegas jika terbukti mengulangi pelanggaran pencemaran lingkungan. 

Selain itu, PT JPN berkomitmen meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan desa dan kesejahteraan sosial masyarakat.

​Proses penandatanganan kesepakatan ini berlangsung kondusif dengan pengawalan ketat dari jajaran Forkopimcam Cerme, Bhabinsa, Satintel Polres Gresik, dan Polsek Cerme.

​Ketua LPK-RI DPC Kabupaten Gresik, Gus Aulia, yang mengawal aspirasi masyarakat bersama koordinator aksi, Iswahyudi, memberikan apresiasi atas tercapainya win-win solution ini. Namun, ia menegaskan akan terus melakukan fungsi pengawasan.

​”Kami hadir untuk memastikan hak-hak masyarakat terlindungi. Hari ini kita melihat ada itikad baik dari perusahaan dan ketegasan dari pemerintah desa. Kami akan terus memantau agar poin-poin kesepakatan ini dijalankan dengan konsisten,” tegas Gus Aulia kepada awak media.

​Dengan tercapainya kesepakatan ini, ketegangan di Desa Iker-Iker Geger dinyatakan berakhir. Kini, masyarakat menanti realisasi janji perusahaan agar harmonisasi antara sektor industri dan keberlangsungan lingkungan desa dapat berjalan beriringan.

Reporter: Berdy-Pungki

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *