BELAWAN || JDN –Komitmen TNI Angkatan Darat dalam percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara terus dipacu. Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, meninjau langsung kedatangan gelombang bantuan tambahan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Dermaga 202 Ujung Baru, Pelabuhan Belawan, Minggu (18/1/2026).
Bantuan yang diangkut menggunakan Kapal ADRI LXVIII tersebut merupakan respons cepat Mabesad untuk memulihkan aksesibilitas di wilayah yang lumpuh akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda November lalu.
Pangdam I/BB menegaskan bahwa seluruh bantuan yang tiba pada Minggu pagi tersebut tidak akan tertahan di pelabuhan, melainkan langsung digeser ke titik-titik krusial di wilayah Tapanuli dan Kepulauan Nias.
”Seluruh bantuan Kasad yang tiba pagi ini langsung diberangkatkan menuju wilayah Tapanuli, dengan fokus utama ke Kabupaten Tapanuli Tengah,” ujar Mayjen TNI Hendy Antariksa dalam keterangannya di lokasi peninjauan.
Untuk mempercepat normalisasi lahan dan pembukaan akses jalan, sebanyak empat unit ekskavator bantuan Kasad dikerahkan khusus untuk Tapanuli Tengah. Kekuatan ini diperkuat dengan tambahan dua unit ekskavator dan dua unit buldoser dari Yonzipur 1/DD.
Selain alat berat, TNI AD juga mengirimkan material konstruksi jembatan guna menyambung kembali jalur transportasi yang terputus:
Tapanuli Tengah, Mendapatkan alokasi 10 set material jembatan Armco (gorong-gorong baja bergelombang).
Nias Selatan, Disalurkan delapan set Bancik pemasangan Jembatan Bailey beserta material pendukungnya untuk mengatasi keterisolasian wilayah.
Mayjen TNI Hendy Antariksa menjelaskan bahwa pengiriman ini merupakan bantuan tahap kedua yang difokuskan untuk wilayah Tukka dan sekitarnya. Hal ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI dalam membantu masyarakat di masa krisis.
”Ini adalah bentuk kehadiran negara melalui TNI untuk meringankan beban masyarakat pascabencana alam, sekaligus upaya kita mempercepat pemulihan infrastruktur agar kehidupan sosial dan ekonomi warga kembali normal,” tegas Pangdam.
Dalam kegiatan peninjauan tersebut, Pangdam didampingi oleh sejumlah pejabat utama Kodam I/BB, di antaranya Asops Kasdam I/BB, Kazidam I/BB, Kabekangdam I/BB, serta perwakilan dari Pendam I/BB.(*)













