Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Pegang Teguh Jati Diri, Wagub Jatim Resmi Buka Parapatan Luhur PSHT 2026 di Madiun

×

Pegang Teguh Jati Diri, Wagub Jatim Resmi Buka Parapatan Luhur PSHT 2026 di Madiun

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MADIUN || JDN -Organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) resmi menggelar Parapatan Luhur (Parluh) 2026 di Padepokan Agung PSHT (PAM), Jalan Merak, Kota Madiun. Gelaran musyawarah tertinggi lima tahunan ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, pada Jumat (6/2/2026).

​Parluh 2026 yang berlangsung hingga 8 Februari mendatang ini membawa agenda krusial: merumuskan arah kebijakan organisasi di tingkat nasional sekaligus pemilihan Ketua Umum PSHT. 

Example 300x600

Mengusung tema “Meneguhkan Jati Diri SH Terate untuk Memperkokoh Solidaritas Organisasi dan Memperkuat Jiwa Nasionalisme”, acara ini dihadiri oleh perwakilan dari 375 cabang se-Indonesia dan 35 cabang khusus luar negeri.

​Dalam sambutannya, Ketua Umum PSHT, Drs. R. Moerdjoko HW, menekankan pentingnya esensi persaudaraan yang menjadi pondasi utama organisasi. Ia menegaskan bahwa PSHT adalah wadah bagi seluruh golongan tanpa memandang perbedaan latar belakang.

​”Di dalam keluarga besar SH Terate, kita membangun persaudaraan dan keluhuran budi. Persaudaraan ini tumbuh dari hati ke hati dengan rasa ikhlas, tanpa mengenal sekat ras, agama, maupun suku,” ujar Moerdjoko di hadapan ribuan peserta.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Pusat PSHT, H. Issoebiantoro, SH, menjelaskan bahwa manusia hidup memikul tanggung jawab untuk menjaga kedamaian dan ketentraman di masyarakat. Ia memaparkan struktur unik PSHT yang memisahkan antara ranah ajaran dan manajerial organisasi.

​”Persaudaraan SH Terate adalah sebuah paguron (perguruan). Dewan Pusat bertindak sebagai lembaga tertinggi penjaga ajaran, sementara Ketua Umum memimpin pengurus pusat organisasi,” jelas Issoebiantoro.

​Ia juga berpesan agar seluruh anggota tetap solid dengan memegang teguh filosofi Jawa. “Tujuan organisasi akan tercapai jika kita saling bergandeng tangan, jujur, loyal, disiplin, dan guyub rukun. Menyatu dalam filosofi ‘Urip Iku Urub’ (Hidup itu Hendaknya Memberi Manfaat),” pungkasnya.

​Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyampaikan kekagumannya terhadap Mukadimah SH Terate yang dibacakan saat pembukaan. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya adalah modal besar bagi ketahanan bangsa.

​”Ini adalah falsafah yang luar biasa. Jika ditanamkan dengan sungguh-sungguh, akan lahir generasi penerus yang mampu menjaga martabat bangsa dan negara di mata dunia,” kata Emil saat meresmikan pembukaan Parluh.

​Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh Menko PMK Pratikno, jajaran Forkopimda Kota Madiun, serta para pimpinan paguyuban silat Madiun.

​Guna memastikan kelancaran acara, sebanyak 1.500 personel gabungan TNI/Polri disiagakan di titik-titik strategis. Pengamanan ini semakin diperkuat dengan sinergi 107 personel gabungan dari Paguyuban Silat Madiun (Sentot Prawirodirdjo), menunjukkan 

komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas Kota Madiun selama perhelatan berlangsung. Pertemuan besar ini ditutup dengan pekik semangat yang menjadi nafas organisasi“Selama matahari masih terbit dari timur, selama bumi masih dihuni manusia, selama itu pula Persaudaraan Setia Hati Terate akan tetap jaya abadi selamanya.”(Yanti)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *