DELI SERDANG | JDN – Guna memastikan program bantuan sosial tepat sasaran dan transparan, Pemerintah Desa Helvetia menggelar Sosialisasi Program Kesejahteraan Sosial (Kesra) bagi warga Dusun IV A, RT 01, Minggu (18/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ketua RT 01, Bapak Firman Giawa, ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), Bapak Hengki Irawan, SE., didampingi perwakilan KSJ, Dedi Hendra.
Dalam pemaparannya, Hengki Irawan menekankan pentingnya akurasi data dalam pengajuan bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Ia menjelaskan bahwa pemahaman masyarakat mengenai kriteria penerima manfaat adalah kunci agar tidak terjadi gesekan sosial di lapangan.
”Pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem penyaluran bantuan. Namun, peran aktif warga untuk melaporkan perubahan status ekonomi sangat penting agar data yang masuk ke Kemensos tetap valid dan bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak,” ujar Hengki Irawan, SE. di sela-sela pemaparannya.
Sosialisasi ini secara khusus mengupas tuntas mekanisme penyaluran bantuan hingga prosedur pengaduan jika terjadi kendala teknis. Warga terlihat antusias melontarkan pertanyaan, terutama terkait pembaharuan data kependudukan sebagai syarat mutlak penerima manfaat.
Ketua RT 01, Firman Giawa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif untuk menjembatani kesenjangan informasi antara pemerintah pusat dan masyarakat di tingkat akar rumput.
”Kami ingin warga tidak hanya menjadi penonton, tapi paham hak dan kewajibannya. Dengan hadirnya narasumber langsung dari pusat, warga mendapatkan kejelasan tanpa simpang siur informasi,” tegas Firman.
Program proaktif dari pengurus RT 01 ini mendapat sambutan hangat. Salah satu warga yang hadir mengaku merasa sangat terbantu karena kini memahami langkah-langkah yang harus diambil untuk mendapatkan akses kesejahteraan sosial.
Melalui langkah edukatif ini, diharapkan tingkat kesejahteraan masyarakat di Dusun IV A Desa Helvetia dapat terus meningkat secara merata melalui sistem yang lebih transparan dan tepat guna. (M. Muhajir)
















