Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHukum & Kriminal

Misteri Kematian Penjual Es Krim di Warkop Menganti, Polisi Tunggu Hasil Visum

×

Misteri Kematian Penjual Es Krim di Warkop Menganti, Polisi Tunggu Hasil Visum

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK || JDN -Suasana di Warkop Relax Coffee, Jalan Raya Desa Menganti, mendadak mencekam pada Sabtu (31/1/2026) siang. Seorang pria tanpa identitas (Mr. X) ditemukan meninggal dunia secara mendadak setelah sebelumnya sempat mengeluh sesak napas di area warung kopi tersebut.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ini mengejutkan pengunjung dan warga sekitar. Korban diketahui datang ke lokasi dengan menggunakan sepeda angin sembari menjajakan es krim.

Example 300x600

​Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa pihaknya segera bergerak menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan warga. Berdasarkan keterangan para saksi, korban sempat melakukan aktivitas biasa sebelum kondisinya menurun drastis.

​“Dari keterangan saksi di lokasi, korban datang menggunakan sepeda angin sambil berjualan es krim. Setelah itu korban sempat nongkrong di warkop, mandi, lalu mengeluh tidak enak badan,” ujar AKP Arif Rahman kepada awak media.

​Ia melanjutkan, kondisi korban memburuk dalam waktu singkat. “Tak lama kemudian, saat duduk, korban mendadak lemas dan mengalami sesak napas hingga akhirnya meninggal dunia,” tambahnya.

​Saksi mata sekaligus penjaga Warkop Relax Coffee, Moh. Abu Syahadat (26), mengaku sempat berusaha mencari bantuan medis saat melihat korban terkulai lemas. Namun, saat bantuan tiba, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

​Unit Reskrim Polsek Menganti bersama petugas medis dan bidan desa setempat langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan luar terhadap jenazah.

​“Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tegas AKP Arif Rahman.

​Hingga saat ini, polisi masih berupaya mengungkap identitas asli pria tersebut. Karena tidak ditemukannya dokumen identitas di lokasi kejadian, jenazah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani Visum et Repertum (VER) luar guna memastikan penyebab pasti kematian.

​Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat luas yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri penjual es krim bersepeda angin untuk segera menghubungi Polsek Menganti atau mendatangi RSUD Ibnu Sina.

​Kasus ini kini dalam penanganan intensif Polsek Menganti untuk memastikan tidak ada unsur tindak pidana di balik kematian mendadak pria tersebut.(MLDN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *