Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Latsitardus 2026, Sinergi Taruna TNI-Polri Percepat Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang

×

Latsitardus 2026, Sinergi Taruna TNI-Polri Percepat Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ACEH TAMIANG  || JDN -Semangat gotong royong lintas matra resmi dimulai dalam Upacara Pembukaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardus) Tahun 2026. Mengusung misi kemanusiaan, para calon perwira ini diterjunkan langsung untuk membantu pemulihan wilayah Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana banjir bandang.

​Upacara yang berlangsung di Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/Karma Bhakti ini dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Tamiang yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir memantau kesiapan personel, Kapolda Aceh Irjen Pol. Dr. Marzuki Ali Basyah, S.I.K., M.Si.

Example 300x600

​Kegiatan tahunan yang diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan RI ini mengintegrasikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) bersama Taruna TNI dari tiga matra (AD, AL, dan AU). Berbeda dari tahun sebelumnya, fokus utama Latsitardus 2026 adalah aksi nyata di tengah masyarakat, khususnya percepatan pembersihan fasilitas publik dan pemukiman warga yang terdampak banjir bandang di beberapa titik krusial Aceh Tamiang.

​Dalam arahannya, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah memberikan instruksi khusus kepada para Taruna Akpol. Ia menekankan bahwa integritas adalah harga mati selama menjalankan tugas di lapangan.

​”Jaga martabat dan nama baik institusi Polri. Tunjukkan disiplin tinggi dan jangan sekali-kali melakukan pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat,” tegas Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah.

​Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan para taruna mengenai karakteristik khusus Bumi Serambi Mekkah. Ia meminta seluruh peserta memahami dan menghormati aturan lokal yang berlaku.

​”Aceh memiliki kekhususan melalui penerapan Qanun. Saya minta seluruh taruna menghormati nilai kearifan lokal, norma adat, serta aturan hukum yang berlaku di sini. Ini adalah bentuk penghormatan kita terhadap masyarakat tempat kalian mengabdi,” tambahnya.

​Kehadiran pimpinan tertinggi Polri di Aceh ini menjadi sinyal dukungan penuh terhadap pembentukan karakter calon perwira yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial.

Diharapkan, melalui sentuhan langsung dengan warga terdampak bencana, para taruna dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang humanis dan bertanggung jawab.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *