Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Gerak Cepat Awal Tahun, Pemkab Sidoarjo Targetkan 4 Bedah Rumah Tuntas Januari Ini

×

Gerak Cepat Awal Tahun, Pemkab Sidoarjo Targetkan 4 Bedah Rumah Tuntas Januari Ini

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDOARJO || JDN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmen serius dalam mengentaskan masalah hunian tidak layak bagi warga prasejahtera. Memasuki pekan kedua Januari 2026, Bupati Sidoarjo H. Subandi menargetkan perbaikan empat unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiga kecamatan berbeda dapat rampung sebelum bulan berakhir.

​Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada Minggu (11/1/2026), Bupati Subandi menegaskan bahwa percepatan ini merupakan bagian dari upaya skala besar pemerintah daerah.

Example 300x600

​”Januari ini saja sudah ada 10 RTLH yang kami perbaiki. Hari ini saya cek lagi empat rumah di tiga kecamatan untuk segera dieksekusi,” ujar Subandi di sela-sela kunjungannya.

​Empat rumah yang masuk dalam prioritas perbaikan tersebut tersebar di lokasi-lokasi berikut, ​Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, ​Kelurahan Krian, Kecamatan Krian, ​Desa Sawohan, Kecamatan Buduran.

​Salah satu titik kritis yang ditinjau langsung adalah kediaman Siswanto di Desa Ketimang. Rumah tersebut mengalami kerusakan struktural parah pada bagian atap yang telah jebol. Selain itu, posisi lantai rumah yang berada di bawah permukaan jalan membuat hunian tersebut menjadi langganan banjir setiap kali hujan turun.

​”Nanti perbaikannya meliputi atap, peninggian lantai agar tidak banjir, dan kamar mandi juga akan kita perbaiki,” tegas Bupati.

​Program bedah rumah ini merupakan buah kolaborasi antara Pemkab Sidoarjo dengan Baznas Sidoarjo. Turut mendampingi dalam sidak tersebut, Wakil Ketua 4 Baznas Sidoarjo, Ilhamuddin. 

Bupati memberikan instruksi tegas agar pengerjaan fisik segera dimulai tanpa menunda waktu.

​”Saya minta diusahakan bulan ini ya, karena atapnya sudah tidak ada. Kasihan warga kalau hujan,” perintah Subandi kepada pihak Baznas, menekankan urgensi keselamatan warga.

​Kondisi memprihatinkan juga terlihat di rumah Nurcholis (58), warga Dusun Klagen, Desa Tropodo. Ia mengungkapkan bahwa rumahnya yang dibangun tahun 1977 belum pernah tersentuh renovasi sama sekali hingga struktur bangunan rapuh.

​”Kerusakan paling parah di bagian tengah sampai belakang. Saya terpaksa tidur di ruang tamu karena hanya itu bagian yang masih bisa ditempati,” ungkap Nurcholis.

​Rasa syukur mendalam juga disampaikan oleh Makrifa, istri Siswanto. Dengan mata berkaca-kaca, ia menceritakan keterbatasan ekonomi yang membuatnya hanya bisa pasrah melihat kondisi rumahnya selama bertahun-tahun.

​”Mboten wonten arto (tidak ada uang), suami kerja cleaning service. Saya hanya ingin segera diperbaiki supaya anak saya tidak kehujanan lagi,” ucap Makrifa penuh haru.

​Tak hanya memberikan bantuan infrastruktur, dalam kesempatan tersebut Bupati Subandi juga menyalurkan bantuan paket beras kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi sidak. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat.

​Program renovasi RTLH ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo, memastikan setiap warga memiliki tempat bernaung yang aman dan layak huni.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *