KUPANG || JDN – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menginstruksikan seluruh prajurit dan keluarga besar TNI untuk mengambil peran aktif sebagai fasilitator program pemerintah di tengah masyarakat. Hal ini ditegaskan Kasad dalam perayaan Natal Bersama Tahun 2025 Keluarga Besar TNI-Polri di Grha Cendana, Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Senin (12/1/2026).
Dalam momentum yang penuh khidmat tersebut, Jenderal Maruli menekankan bahwa TNI bukan sekadar alat pertahanan, melainkan instrumen negara yang memiliki potensi besar untuk menghadirkan kesejahteraan langsung kepada rakyat.
Mengusung tema “Hikmah Natal Menghadirkan Suka Cita dan Damai Sejahtera kepada Prajurit dan ASN TNI yang Prima untuk Indonesia”, Kasad secara khusus menyoroti diksi “menghadirkan” sebagai pilar utama pengabdian masa kini.
”Saya suka dengan kata menghadirkan. Seiring perkembangan situasi dan zaman, kita ternyata punya potensi untuk menghadirkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Jenderal Maruli di hadapan ribuan hadirin.
Menurut Kasad, setiap prajurit harus mampu menjadi detektor kebutuhan rakyat sekaligus penyambung lidah program-program strategis nasional agar tepat sasaran.
Sebagai bukti nyata, Kasad mencontohkan keberhasilan Program Manunggal Air yang diinisiasi TNI AD. Program ini dinilai menjadi potret konkret bagaimana negara hadir mengatasi krisis air bersih di wilayah pelosok melalui tangan-tangan prajurit.
Kasad menegaskan bahwa peran strategis prajurit di lapangan minimal mencakup dua hal, Kepekaan Informasi untuk Melaporkan kondisi riil wilayah yang membutuhkan bantuan, Eksekusi Solusi Menjadi penghubung agar program pemerintah sampai ke tangan rakyat tanpa hambatan birokrasi yang rumit.
”Kita bisa dan mampu menghadirkan program pemerintah agar sampai langsung ke masyarakat. Di mana pun bertugas, jika memiliki kemampuan dan pengalaman dalam kepedulian, prajurit dapat menjadi penghubung kebutuhan rakyat,” tegasnya.
Selain aspek profesionalisme, Jenderal Maruli juga menitipkan pesan humanis. Beliau mengajak seluruh keluarga besar TNI untuk memperkuat toleransi antarumat beragama dan meningkatkan kepedulian sosial, terutama di daerah-daerah yang minim sentuhan kemanusiaan.
Perayaan Natal ini turut dihadiri oleh jajaran prajurit TNI AD, AL, AU, PNS TNI, Polri, mahasiswa Universitas Pertahanan, serta unsur Forkopimda NTT. Ibadah berlangsung syahdu dengan pesan Natal yang disampaikan langsung oleh Uskup Agung Kupang, Hironimus Pakaenoni.
Melalui semangat Natal 2025 ini, diharapkan muncul kekuatan moral baru bagi prajurit untuk bekerja lebih tulus dan profesional demi menjaga keutuhan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Dispenad)











