Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Gagal Mendahului, Pengendara Kawasaki Ninja Tewas Usai Adu Banteng dengan Mobilio di Tulungagung

×

Gagal Mendahului, Pengendara Kawasaki Ninja Tewas Usai Adu Banteng dengan Mobilio di Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TULUNGAGUNG – Insiden kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor sport dan sebuah mobil terjadi di jalan umum Kelurahan Tertek, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, pada Minggu dini hari (8/2/2026) sekira pukul 00.30 WIB. Peristiwa tragis ini merenggut nyawa seorang pemuda di lokasi kejadian.

​Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Kawasaki Ninja bernomor polisi N 3638 TDW yang dikendarai oleh Rangga Desta Putra Agustino, warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, dengan mobil Honda Mobilio bernomor polisi AG 1050 RV yang dikemudikan oleh Al Kahf Hasan Nawa, warga Desa Kauman, Kecamatan Kauman.

Example 300x600

​Kapolres Tulungagung, AKBP Dr. Ihram Kustanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, S.T.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa insiden bermula saat pengendara Kawasaki Ninja melaju dari arah barat menuju timur. Sementara itu, Honda Mobilio datang dari arah berlawanan, yakni timur menuju barat.

​”Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), diduga pengendara Kawasaki Ninja saat mendahului mobil yang tidak dikenal berjalan terlalu ke kanan. Akibatnya, tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan tidak dapat terhindarkan,” ujar AKP Taufik Nabila saat memberikan keterangan resmi, Minggu (8/2).

​Benturan keras tersebut menyebabkan sepeda motor korban mengalami kerusakan parah. Pengendara motor, Rangga Desta Putra Agustino, dilaporkan meninggal dunia di lokasi akibat luka berat yang dideritanya.

​”Pengemudi Honda Mobilio, Sdr. Al Kahf Hasan Nawa, dalam keadaan sehat. Sedangkan pengendara Kawasaki Ninja, Sdr. Rangga Desta Putra Agustino, mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia di TKP,” jelas Kasatlantas.

​Pasca-kejadian, petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Dr. Iskak Tulungagung.

​Pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat serta surat-surat kelengkapan berkendara. Sejumlah saksi di lokasi kejadian turut dimintai keterangan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

​Atas musibah ini, Kapolres Tulungagung melalui Kasatlantas menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Pihaknya juga memberikan peringatan keras bagi para pengguna jalan di wilayah Tulungagung.

​”Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga konsentrasi, dan mematuhi aturan lalu lintas. Selalu jaga jarak aman untuk mengantisipasi kondisi darurat, terutama saat berada di kawasan pemukiman atau jalur padat aktivitas,” tegas AKP Taufik Nabila.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *