Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Lampaui Target PAD 2025, Bupati Sidoarjo Dorong Digitalisasi Parkir untuk Genjot Retribusi

×

Lampaui Target PAD 2025, Bupati Sidoarjo Dorong Digitalisasi Parkir untuk Genjot Retribusi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDOARJO || JDN – Meski capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidoarjo tahun 2025 berhasil menembus target, Bupati Sidoarjo Subandi enggan berpuas diri. Dalam rapat rutin coffee morning di kantor Setda Sidoarjo, Senin (5/1/2026), Subandi menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan akselerasi dan optimalisasi sumber pendapatan baru.

​Berdasarkan data yang dirilis, kinerja keuangan Pemkab Sidoarjo menunjukkan tren positif. Realisasi PAD tahun 2025 tercatat sebesar Rp2 triliun 721 miliar, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp2 triliun 691 miliar.

Example 300x600

​“Keberhasilan itu kami harap bisa ditingkatkan. Caranya, dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada,” tegas Bupati Subandi di hadapan para kepala dinas.

​Fokus utama Bupati kali ini tertuju pada sektor retribusi daerah, khususnya pengelolaan parkir yang kini kembali dikelola mandiri oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo. Subandi menilai sektor ini masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar jika dikelola secara modern.

​“Dari Dishub, pendapatan parkir kan belum maksimal, mohon terus dimaksimalkan. Demikian juga beberapa dinas lain, kami harap bisa lebih maksimal,” ujarnya secara langsung kepada Kepala Dinas Perhubungan.

​Sebagai langkah konkret, Bupati mendesak penghapusan sistem konvensional demi menutup celah kebocoran pendapatan.

​“Coba dikoreksi ulang (pembayaran parkir) biar kita tidak memakai karcis manual karena saya ingin memaksimalkan pendapatan retribusi yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucap Subandi.

​Menanggapi instruksi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Budi Basuki, menyatakan pihaknya tengah melakukan persiapan serius untuk memodernisasi sistem perparkiran di Sidoarjo. Digitalisasi melalui QRIS menjadi senjata utama untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

​“Ini lagi kita siapkan pembayaran elektronik melalui QRIS. Penerapan pembayaran non-tunai dilakukan untuk meningkatkan transparansi,” jelas Budi.

​Budi optimis bahwa target retribusi parkir tahun 2026 sebesar Rp13,5 miliar dapat tercapai dengan skema pengelolaan baru ini. Terhitung sejak 1 Januari 2026, pengelolaan parkir sepenuhnya telah beralih ke tangan Dishub.

​Saat ini, Dishub telah merangkul sekitar 200 lebih juru parkir sebagai mitra yang tersebar di 200 titik parkir strategis. Progres setoran perdana pun mulai terlihat sejak awal tahun.

​“Penerimaan retribusi parkir yang kita peroleh Kamis kemarin sudah kita setor ke rekening bendahara penerimaan Dishub sebanyak Rp25 juta 212 ribu tanggal 2 Jumat kemarin,” ungkap Budi menutup keterangannya.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *