GRESIK || JDN -Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) menjadi pusat perhatian sepak bola Asia Tenggara pada Minggu (12/4/2026). Gelaran bergengsi ASEAN U-17 Boy’s Championship 2026 menyuguhkan dua drama kontras di atas lapangan hijau: dominasi mutlak Thailand atas Filipina dan duel alot tanpa gol antara Myanmar kontra Laos.
Pada laga pembuka yang dimulai pukul 15.30 WIB, Timnas Thailand U-17 tampil perkasa saat menghadapi Filipina. Sejak peluit pertama dibunyikan, “Gajah Perang” muda langsung menggebrak pertahanan lawan. Thailand menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-1.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan tidak menurun. Satu gol tambahan di babak kedua memastikan kemenangan telak 5-1 untuk Thailand. Kemenangan ini memperkokoh posisi mereka di klasemen grup dan menjadi sinyal ancaman bagi kontestan lainnya.
Kontras dengan laga pertama, pertandingan kedua yang mempertemukan Laos dan Myanmar pada pukul 19.30 WIB berjalan jauh lebih defensif. Kedua tim bermain disiplin dan saling mengunci di lini tengah. Meski jual beli serangan terjadi hingga menit-menit akhir babak kedua, skor kacamata 0-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang pada pukul 21.45 WIB.
Kesuksesan penyelenggaraan dua laga internasional ini tidak lepas dari skema pengamanan ketat yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution. Sebanyak ratusan personel gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, hingga Dinas Kesehatan disiagakan untuk memastikan kondusivitas di dalam maupun luar stadion.
Dalam arahannya saat apel pengecekan pasukan, AKBP Ramadhan Nasution menekankan pentingnya profesionalisme dan pendekatan humanis dalam menjaga marwah ajang internasional ini.
”Kami menginstruksikan kepada seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Komunikasi dan koordinasi antar unit adalah kunci. Saya tegaskan, tidak ada upaya kekerasan dalam pengamanan; kita hindari segala bentuk gesekan agar citra sepak bola kita tetap terjaga di mata dunia,” ujar AKBP Ramadhan Nasution di hadapan pasukan pengamanan.
Senada dengan Kapolres, Kompol Yusis Budi Krismanto selaku Kabag Ops Polres Gresik memastikan bahwa ploting personel telah dilakukan secara mendetail di titik-titik rawan untuk menjamin kenyamanan penonton dan ofisial tim.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada malam hari, situasi di Stadion Gelora Joko Samudro dilaporkan aman, tertib, dan terkendali. Keberhasilan pengamanan ini menjadi poin penting bagi Kabupaten Gresik dalam menyelenggarakan ajang olahraga berskala internasional di masa mendatang.(*)














