Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPendidikan

Atap SMPN 1 Gedangan Ambruk, Bupati Sidoarjo Instruksikan Perbaikan Cepat Lewat Skema BTT

×

Atap SMPN 1 Gedangan Ambruk, Bupati Sidoarjo Instruksikan Perbaikan Cepat Lewat Skema BTT

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDOARJO || JDN – Keselamatan siswa menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Menanggapi insiden ambruknya atap ruang kelas di SMP Negeri 1 Gedangan, Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan langkah penanganan darurat segera diambil, Selasa (24/2/2026).

​Dalam pantauan di lokasi, satu ruang kelas ditemukan dalam kondisi atap jebol total. Sementara itu, tiga ruang kelas lainnya berada dalam kondisi kritis dengan kayu penyangga yang melapuk, sehingga sangat rawan roboh jika tidak segera ditangani.

Example 300x600

Selain kerusakan struktur atas, masalah kronis berupa banjir saat hujan deras juga kerap menggenangi ruang-ruang kelas tersebut.

​Guna memangkas birokrasi yang memakan waktu lama, Bupati Subandi menegaskan bahwa perbaikan sekolah tidak akan menggunakan anggaran reguler, melainkan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT).

​”Hari ini kita sidak bersama Wakil Ketua DPRD, Dinas Pendidikan, Camat, dan Kades. Melihat kondisi seperti ini, tentu harus segera diperbaiki. Anak-anak butuh sekolah yang aman, dan itu tanggung jawab pemerintah daerah,” tegas Subandi di sela-sela peninjauannya.

​Subandi merinci bahwa fokus utama pembangunan adalah mengganti konstruksi kayu yang telah keropos dengan material baja ringan yang lebih kokoh dan tahan lama. Tak hanya soal atap, aspek drainase dan elevasi bangunan juga akan dibenahi.

​”Ini urgent, terutama pembangunan atap dan peninggian lantai karena sering banjir. Sekalian kita naikkan lantainya supaya tidak banjir lagi, jadi tidak kerja dua kali,” imbuhnya.

​Berdasarkan perkiraan awal, kebutuhan anggaran diprediksi mencapai Rp 250 juta per ruang kelas. Namun, angka pasti masih menunggu hasil kajian teknis dari dinas terkait untuk memastikan standar keamanan bangunan yang optimal.

​Pemerintah menargetkan seluruh proses administratif dan kajian teknis rampung dalam waktu singkat. Bupati berharap pengerjaan fisik segera dilakukan agar aktivitas belajar mengajar kembali normal dalam waktu dekat.

​”Mudah-mudahan setelah libur Lebaran, anak-anak sudah bisa menikmati kelas yang bagus dan nyaman, tanpa kekhawatiran atap roboh lagi,” pungkas Subandi optimis.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *