Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Polresta Sidoarjo Kepung Balap Liar di Arteri Porong, 300 Motor Disita hingga Usai Lebaran

×

Polresta Sidoarjo Kepung Balap Liar di Arteri Porong, 300 Motor Disita hingga Usai Lebaran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDOARJO || JDN -Aparat Polresta Sidoarjo melakukan tindakan tegas terhadap aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Dalam operasi skala besar yang digelar di kawasan Jalan Arteri Porong pada Jumat pagi (20/2/2026), sebanyak 300 sepeda motor berhasil disita dan ratusan remaja diamankan.

​Operasi dimulai secara senyap sejak pukul 03.00 WIB. Petugas berpakaian preman diterjunkan terlebih dahulu untuk memetakan situasi dan memastikan para pelaku tidak melarikan diri sebelum penyergapan utama dilakukan pada pukul 06.00 WIB.

Example 300x600

​Untuk mempersempit ruang gerak, polisi menggunakan strategi barikade total. Petugas menutup akses jalan menggunakan truk besar, sehingga para pembalap liar terjebak di tengah kepungan dan tidak berkutik.

​Kepala Operasi, AKP Ali Mubarok, menyatakan bahwa saking banyaknya kendaraan yang terjaring, pihaknya harus mengerahkan armada tambahan untuk proses evakuasi.

​”Jumlah kendaraan yang diamankan sangat signifikan, sehingga kami mengerahkan truk pengangkut dan unit towing khusus untuk membawa motor-motor tersebut ke Mapolresta Sidoarjo,” ujar AKP Ali Mubarok.

​Polresta Sidoarjo memastikan tidak ada toleransi bagi para pelanggar. Sebagai bentuk sanksi sosial dan efek jera, seluruh kendaraan yang disita direncanakan akan ditahan di Mapolresta hingga hari raya Idulfitri usai.

​AKP Ali Mubarok menegaskan bahwa langkah ini diambil demi keselamatan publik, mengingat aksi tersebut kerap memicu kecelakaan fatal.

​”Penindakan tegas ini perlu dilakukan mengingat sering terjadinya aksi balap liar yang membahayakan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

​Selain penyitaan kendaraan, polisi juga menerapkan langkah pembinaan dengan mewajibkan orang tua pelaku yang mayoritas masih di bawah umur untuk datang langsung ke kantor polisi. Hal ini bertujuan agar ada pengawasan lebih ketat dari lingkungan keluarga, terutama selama bulan suci Ramadan.

​Fenomena balap liar memang kerap meningkat saat Ramadan, terutama pada jam-jam menjelang sahur atau setelah subuh. Penertiban ini diharapkan mampu menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif agar ibadah masyarakat tidak terganggu.

​Ke depan, Polresta Sidoarjo berkomitmen untuk memperluas jangkauan patroli ke titik-titik rawan lainnya di wilayah Sidoarjo. Kepolisian juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang memberikan informasi akurat terkait titik kumpul balap liar.

​Masyarakat diimbau untuk terus melaporkan aktivitas serupa melalui kanal pengaduan resmi agar langkah antisipatif dapat segera diambil sebelum jatuh korban jiwa.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *